Pelatihan Membatik Untuk Lestarikan Budaya Bangsa

Diperbarui: Feb 4

Sebagai warisan luhur budaya bangsa Indonesia, batik kini sudah dikenal di seluruh penjuru dunia. Terlebih lagi, sejak tahun 2 Okober 2009, UNESCO meresmikan batik Indonesia sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan  Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity). Oleh sebab itu di Indonesia, pada tanggal tersebut ditetapkan sebagai hari batik nasional dimana semua orang dianjurkan memakai pakaian batik.


Macam motif kain batik

Untuk melestarikan warisan budaya bangsa yang tak ternilai ini, perlu ditanamkan kecintaan pada seni budaya, khususnya di kalangan generasi muda. Salah satunya adalah dengan memberikan pengenalan maupun pelatihan membatik. Bagi anak-anak, mengikuti pelatihan membatik akan membangun daya imajinasi, koordinasi, keseimbangan dan motorik. Tentu saja harus dengan pengarahan dari ahli membatik yang sudah professional dan berpengalaman.

Sebelum masuk pada tahapan pembuatan batik, perlu terlebih dahulu mengetahui asal mula kerajinan batik.


Membatik - wordpress pic

Batik yang sejak lama telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) adalah hasil kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi. Awalnya tradisi membatik merupakan tradisi turun temurun. Beberapa motif batik dapat menunjukkan status seseorang, seperti motif yang hanya dipakai oleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta.

Dalam proses pembuatan  yang menggunakan bahan berwarna putih bernama kain mori, motif batik dibentuk dengan cairan lilin agar meresap ke dalam serat kain. Untuk motif halus, penggambaran motif menggunakan alat bernama canting, sedangkan untuk motif berukuran besar, digunakan kuas.