Mengapa Perpisahan Sekolah Menjadi Tradisi Tahunan?

Diperbarui: Jun 15

Seperti sudah menjadi tradisi, setiap sekolah menyelenggarakan perpisahan sekolah setiap tahunnya. Dari tingkat TK sampai tingkat SLTA dan Perguruan Tinggi menyelenggarakan perpisahan sekolah dengan berbagai acara yang tetap meninggalkan kesan mendalam bagi siswa, guru maupun orang tua.  

Oleh karena perpisahan sekolah selalu masuk dalam agenda rutin kegiatan sekolah di akhir tahun ajaran, maka acara tersebut dianggap penting untuk diselenggarakan.

Acara perpisahan sekolah siswa SD di Citra Alam Riverside (dok foto 2016)

Bagi para siswa

Karena memiliki posisi terpenting dalam acara perpisahan, setiap siswa akan menjadikan perpisahan sekolah sebagai momentum mengucapkan terima kasih kepada guru yang telah mengajar dan mendidik mereka. Siswa juga perlu menyampaikan permintaan maaf kepada guru, atas segala kenakalan dan ketidak-patuhan selama menjadi siswa disekolah tersebut. Selanjutnya, siswa pun meminta restu agar ilmu yang sudah diperoleh menjadi bermanfaat dan menjadi bekal untuk kehidupan di masa depan.

Kesan tak terlupakan saat mengikuti kegiatan bersama teman

Selain dengan guru, siswa juga akan berpisah dengan seluruh teman dalam satu angkatan. Keberadaan teman sangat penting selama bersekolah karena teman adalah orang yang paling dekat. Banyak hal  menyenangkan telah dilakukan bersama teman seperti berbagi cerita, bermain, termasuk belajar bersama. Acara ini akan menjadi kegiatan terakhir bersama teman-teman sebelum berpisah untuk melanjutkan ke sekolah yang berbeda.


Bagi sekolah

Ada ungkapan yang mengatakan bahwa sekolah seperti rumah kedua bagi siswanya. Para guru otomatis juga menjadi orang tua kedua untuk mereka. Dengan rutinitas yang setiap hari pergi ke sekolah, bertemu guru dan teman-teman serta staf sekolah, setiap siswa pasti merasa sekolah adalah rumah, tempat belajar banyak hal. Kepercayaan para orang tua juga memiliki pengaruh yang besar terhadap sekolah itu sendiri.

Peran guru sebagai pengganti orang tua di sekolah