Materi Pramuka Cetak Generasi Muda Berkarakter

Diperbarui: Jan 28

Kita mengenal Pramuka sejak duduk di bangku sekolah, karena organisasi tersebut menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler sekolah, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Bahkan ada sekolah yang mewajibkan ekstrakuler tersebut diikuti oleh seluruh siswanya. Di Indonesia, Pramuka telah disahkan melalui Undang-Undang sebagai organisasi penyelenggara pendidikan kepramukaan atau kepanduan. Memiliki singkatan Praja Muda Karana, Pramuka memiliki arti Jiwa Muda yang Suka Berkarya. Dari makna tersebut sangat jelas bahwa organisasi Pramuka ditujukan untuk mencetak generasi muda berkarakter berkualitas yang kelak dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa dan negara. 


Keanggotaan Pramuka meliputi berbagai tingkatan.  Untuk bisa mencapai setiap tingkatannya, paraanggota harus memperoleh materi-materi yang sudah ditentukan hingga mengikuti  kegiatan pelantikan. 

Pramuka Siaga (7-10 tahun) 

Materi latihan Pramuka Siaga adalah sekumpulan standar kompetensi yang harus dipenuhi oleh setiap anggota pramuka siaga. Materi latihan bersifat dasar, modern, bermanfaat namun tetap taat pada asas-asas. Penyampaian materi dilakukan melalui permainan-permainan yang mengandung unsur pendidikan serta nyanyian menarik dan menyenangkan. Tujuannya adalah agar peserta dapat lebih mudah mengingat sebagai bekal untuk menjalankannya ketika sudah berada di tingkat yang lebih tinggi. 

Tingkat Pramuka Siaga terbagi dalam 3 tingkatan yaitu siaga mula, siaga bantu dan siaga tata, dengan 2 area pengembangan pada materi-materinya yakni area pengembangan sosial dan area pengembangan intelektual. Pada kedua area pengembangan itu, tiap peserta pramuka siaga akan mendapatkan pengetahuan mengenai pengenalan keluarga, teman beserta lingkungan dan aturan yang berlaku didalamnya.  Selain itu terdapat pengenalan pengetahuan, teknologi dan keterampilan kepramukaan termasuk bagaimana memanfaatkannya. 

Pramuka Penggalang (11-15 tahun)