LDKS Beda Latih Mandiri Dan Disiplin Siswa

Diperbarui: Jun 25

Belajar untuk melakukan segala sesuatu tanpa bergantung lagi pada bantuan orang-orang terdekat seperti ayah, ibu, kakak atau adik, sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan seorang anak yang sudah beranjak remaja. Tujuannya adalah supaya mereka terbiasa mengerjakan apapun sendiri saat dewasa nanti. Belajar hidup mandiri bagi remaja bisa dimulai dengan menjalankan rutinitas sehari-hari, seperti membereskan kamar, mencuci sendiri baju dan piring setelah makan, belajar, dsb.

belajar mandiri dari leadership
tak lagi bergantung pada orang tua adalah bentuk kemandirian

Jika segala rutinitas itu sudah terbiasa dijalani sendiri, maka saat dewasa nanti mereka sudah terbiasa menjalankannya.


Pada artikel sebelumnya telah dibahas mengenai camping edukatif yang bisa menjadi salah satu cara untuk melatih kemandirian. Sebuah sekolah menengah pertama (SMP) baru-baru ini juga telah mengajak para siswanya untuk belajar mandiri melalui kegiatan Leadership Camp atau yang banyak dikenal sebagai kegiatan LDKS atau Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa.

belajar melakukan aktivitas rutin sendiri

Jika biasanya kegiatan LDKS hanya sebatas belajar mengenai kepemimpinan, namun SMP IPEKA Plus BSD memiliki cara berbeda.  Dalam kegiatan yang berlangsung di Citra Alam Seaside, Anyer 2018 ini siswa lebih dilatih untuk disiplin, bertanggung jawab dan bisa hidup mandiri. Para siswa juga tidak hanya duduk mendengarkan pemateri baik dari guru maupun senior OSIS yang menyampaikan materi-materi dasar kepemimpinan, tetapi juga harus mengerjakan aktivitas keseharian mereka sendiri. Mulai dari saat kedatangan, mereka harus mendirikan tenda sendiri, ketika selesai makan bersama wajib mencuci piring masing-masing dan segala kebutuhan mereka selama kegiatan dipersiapkan sendiri.

salah satu games team building dalam LDKS

Penerapan hukuman juga dilakukan dalam