top of page

Tradisi Jelang Ramadhan yang Mengedukasi dan Melestarikan Budaya Indonesia

Dalam menyambut bulan suci, ada banyak sekali tradisi jelang ramadhan yang dilakukan masyarakat di seluruh penjuru nusantara. Kami merangkumnya dari berbagai sumber sebagai gambaran bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa.

Ramadhan adalah bulan ibadah sehingga sangat sarat nuansa religius. Sebagai bentuk sukacita menyongsong datangnya bulan suci, masyarakat pun melakukan berbagai tradisi yang berbeda di setiap wilayahnya, walaupun memiliki tujuan yang sama. Berikut ini 6 tradisi menyambut Ramadhan dari berbagai daerah di Indonesia :


  • Dugderan - Semarang, Jawa Tengah


dugderan

Dug artinya bunyi bedug, deran berasal dari bunyi petasan. Bentuk dari perayaan dugderan adalah sebuah festival seperti karnaval yang didalamnya terdapat suara bedug dan diiringi petasan. Perayaan ini aslinya sudah dilakukan sejak jaman kolonial atau tepatnya pada tahun 1881. Tradisi ini dilakukan untuk menentukan awal puasa di bulan Ramadhan karena adanya perbedaan penentuan Ramadhan di masa itu. Kini tradisi Dugderan memiliki pergeseran makna dengan diubah menjadi semacam pesta rakyat. Festival yang dikawal oleh tabuh bedug oleh walikota Semarang, menampilkan maskot yang dikenal dengan istilah “Warak Ngendog”, sebagai lambang binatang yang sedang bertelur. Sebagaimana dikisahkan bahwa pada saat Dugderan diselenggarakan pertama kali, semarang sedang krisis pangan dan telur merupakan makanan mewah.


citra alam

  • Meugang - Aceh


meugang

Dalam tradisi ini, masyarakat akan memasak daging dan menikmatinya bersama keluarga, kerabat dan yatim piatu. Menyembelih kurban berupa kambing atau sapi di tradisi Meugang dilaksanakan tiga kali dalam setahun yakni Ramadhan, Idul Adha dan Idul Fitri. Selain sapi dan kambing yang berjumlah ratusan, masyarakat Aceh juga menyembelih ayam dan bebek. Masyarakat memasak daging di rumah, setelah itu dibawa ke masjid untuk dimakan bersama tetangga dan warga lain. Tradisi ini sangat kental suasana kebersamaannya bahkan ada anggapan, pantang jika keluarga tidak memasak daging pada hari meugang yang memiliki nilai religius sebagai bentuk rasa syukur atas nafkah yang telah dicari dalam 11 bulan.


megibung

  • Megibung - Bali


megibung

Tradisi yang juga mempererat keakraban, kebersamaan dan toleransi juga diterapkan oleh masyarakat Karangasem, Bali. Dalam tradisi Megibung ini, beberapa kelompok orang duduk bersila dan membentuk lingkaran yang ditengahnya terdapat hidangan nasi gibungan yaitu nasi dan lauk pauk di atas nampan. Mereka makan sesuap demi sesuap dengan tertib sambil diselingi obrolan ringan. Hingga saat ini tradisi Megibung masih dilaksanakan di Karangasem dan menjadi kebanggaan masyarakat setempat terutama kaum muslim saat bulan Ramadhan.


pacu jalur

  • Pacu jalur - Riau


pacu jalur

Di Riau, masyarakat menyambut bulan Ramadhan dengan menyelenggarakan sejenis pesta rakyat meriah dengan puncak berupa perlombaan dayung yang populer dengan nama Pacu Jalur. Sebagaimana perlombaan pada umumnya, pacu dayung juga mengajak peserta untuk bersikap sportif selama mengikuti kompetisi. Selain sebagai acara olahraga yang menarik perhatian masyarakat, Festival Pacu Jalur merupakan hasil budaya dan karya seni yang khas.


megengan

  • Megengan - Surabaya, Jawa Timur


megengan

Salah satu tradisi memasuki bulan Ramadhan yang unik di Indonesia ini merupakan tradisi menyantap kue apem sebagai simbol penyucian diri sebelum menjalankan ibadah puasa. Pilihan kue apem dipercaya karena kata apem yang memiliki pelafalan menyerupai kata afwan yang berarti maaf dalam bahasa arab.


Nyorog

  • Nyorog - Betawi, Jakarta


nyorog

Tradisi nyorong merupakan tradisi dimana masyarakat Betawi akan membagikan bingkisan berisi berbagai makanan kepada keluarga atau kerabat yang berusia lebih tua, sebagai bentuk silaturahmi dan meminta restu. Isi dari bingkisan makanan itu berupa berbagai santapan khas betawi.


Selain mencerminkan kekayaan budaya bangsa, ada banyak nilai edukasi dari keenam tradisi menjelang Ramadhan yang sudah dibahas disini. Seperti mempererat rasa kekeluargaan dan kebersamaan sebagai sesama muslim, sportifitas dalam berkompetisi, kreativitas, dan semangat berbagi sebagai bentuk rasa syukur terhadap karunia Allah SWT.


Mau rencanakan kegiatan kekeluargaan dengan panorama pegunungan dan sungai serta udara yang sejuk ? ditemani dengan makanan dan minuman yang lezat ? Ke Citra Alam Riverside aja ! Ayo hubungi kami !

1 tampilan0 komentar

Comments

Rated 0 out of 5 stars.
No ratings yet

Add a rating
bottom of page