Senangnya Bisa Bermain Sambil Belajar

Diperbarui: Jan 28

Sejak memasuki dunia pendidikan anak-anak dituntut untuk belajar dan belajar sehingga waktu bermain sedikit berkurang apalagi jika setelah pulang sekolah masih ikut les mata pelajaran maupun non akademik. Sehingga tidak bisa dipungkiri bahwa anak seringkali mengeluh dan jenuh saat berada di rumah. Saat kondisi sudah seperti itu orang tua harus memperhatikan betul apa yang dibutuhkan seorang anak, berikan ruang kebebasan anak untuk mengekspresikan dirinya seperti memberi kebebasan anak untuk bermain.

Bagi anak bermain merupakan dunia yang dapat membuat mereka kembali ceria, setelah mendapat keseriusan dalam belajar secara formal. Perlu kita pahami bahwa bermainnya anak-anak merupakan proses mereka belajar tentang segala hal termasuk belajar bersosialisasi. Tekanan-tekanan yang mereka dapati dari aktivitas keseharian mereka baik itu berupa belajar secara formal maupun dari lingkungan keluarga. Biarkan anak bersosialisasi dengan teman-temannya lewat bermain karena dengan bermain dapat melatih imajinasi anak dan membuat anak menjadi kreatif.

Orang tua harus tahu bahwa saat ini banyak sekali wisata yang memiliki wahana permainan yang berkonsep edukasi dimana saat bermain anak bisa sambil belajar. Berikut beberapa kegiatan yang dilakukan anak ketika bermain sambil belajar.

1. Melukis kaos berfungsi sebagai media belajar dan alat permainan


Belajar sambil bermain inilah istilah yang tepat bagi anak-anak saat ini, melalui pelatihan  melukis kaos seorang anak bisa mengembangkan kreativitas dan membangun imajinasi dengan bermediakan kaos, kuas, cat warna, gambar untuk dijiplak setelah itu anak bebas berimajinasi. Kadang-kadang saat anak melukis kaos tidak untuk mengutarakan pendapat melainkan juga untuk bermain.

Warna yang dianggap menarik diperlakukan sebagai alat atau media permainan dengan jalan mencampur warna satu dengan warna yang lain sehingga menjadi gelap dan sulit membedakan satu dari yang lain kemudian mengombinasikan warna satu dengan warna lainnya, dan yang terakhir menambah bentuk dengan bentuk baru, warna baru (mewarnai) atau menempel dengan bahan lain. Kegiatan yang dilakukan anak merupakan kegiatan yang wajar sebagai alat bermain namun anak tetap bisa belajar dalam mengasah ingatan, kreativitas, mencurahkan perasaan, sebagai alat untuk bercerita, dan belajar keseimbangan.

2. Mengenal alam lewat berkebun