Merdeka Berkarya Dengan Tanah Liat

Diperbarui: Jan 28

“Merdeka adalah bebas berkarya.” Karya yang seperti apa? Tentu karya yang dihasilkan dari tangan sendiri dan lebih diharapkan lagi dapat bermanfaat bagi diri dan orang lain. Terlebih lagi jika karya tersebut bisa memiliki nilai seni tinggi dan menjadi mata pencaharian. Berkarya dengan tanah liat contohnya.

Tanah liat memiliki tekstur lembut dan lunak sehingga mudah dibentuk. Dengan beberapa teknik khusus, tanah liat dapat menjadi benda atau kerajinan tangan yang memiliki estetika (keindahan) yang cukup unik. Membentuknya pun bisa menjadi bermacam-macam mulai dari bentuk sederhana hingga rumit.

Peragaan 2 teknik membentuk yaitu teknik pilin dan teknik pijit tangan

Berikut ini teknik-teknik membentuk tanah liat :

1.Teknik Pijit Tangan

Teknik ini merupakan teknik bagi pemula dalam membentuk sebuah benda keramik, contoh sederhana berupa mangkuk atau bentuk organis yang tak beraturan. Hasil jejak pijitan akan bisa ditampilkan dari tekanan ibu jari dan telunjuk tangan anda.

Fungsi pemijitan dengan jari adalah untuk mengarahkan bentuk pada benda yang akan dibuat, juga untuk meratakan ketebalan benda secara keseluruhan. Benda yang dihasilkan dari teknik pijit ini berupa bentuk-bentuk keramik yang berukuran relatif kecil sampai sedang. Teknik ini sangat menarik karena pembentukannya secara spontan dan akrab dengan media tanah liat.

2. Teknik Pilin (Coilling)

Teknik pilin (coillin) adalah cara membentuk tanah liat dengan cara membuat bentuk dasar berupa pilin atau seperti tali. Cara melakukan teknik ini adalah dengan mengambil segumpal tanah liat kemudian dibentuk pilinan dengan kedua telapak tangan. Ukuran dan panjang pilinan dibuat sesuai kebutuhan. Kemudian pilinan tanah liat disusun menjadi bentuk yang diinginkan. Setiap susunan diberi tambahan air agar tanah merekat dan menempel.