Gerakan Pramuka Untuk Kedisplinan dan Kepedulian Nasional

Diperbarui: Jan 28

Praja Muda Karana atau Pramuka kini sudah memasuki usianya yang ke-59 sebagai organisasi kepanduan di Indonesia. Tentu saja banyak pencapaian sudah diraih sejak kelahirannya. Pramuka juga masih menjadi kegiatan ekstrakurikuler yang wajib dimiliki semua jenjang pendidikan sekolah. Kegiatan Pramuka identik dengan pembentukan nilai-nilai kepribadian dan karakter generasi muda sebagai insan manusia yang bisa memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga maupun masyarakat. Di masa krisis yang sedang dialami bangsa akibat pandemi global saat ini, Pramuka diharapkan mampu mengambil perannya. Sesuai tema peringatan Hari Pramuka 2020 yang dicanangkan pemerintah yaitu peran gerakan Pramuka ikut membantu dalam penanggulangan bencana covid-19 dan bela negara. 

Kegiatan Kemah Pramuka

Dalam pelaksanaan gerakan membantu penanggulangan bencana covid-19 dan bela negara tersebut, Presiden Joko Widodo dalam pidatonya mengajak anggota Pramuka membuat dua gerakan nasional yaitu gerakan kedisiplinan dan kepedulian. “Saya minta kepada saudara-saudara untuk membuat dua gerakan nasional, pertama gerakan kedisiplinan nasional yang mengajak semua anggota masyarakat disiplin mengikuti protokol kesehatan. Kedua adalah gerakan kepedulian nasional yang mengajak masyarakat untuk saling membantu, saling peduli, dan saling berbagi,” kata Presiden dalam Upacara Peringatan Hari Pramuka. 

Kegiatan Pramuka di Alam Bebas